“Sebelumnya kami dari BPBD OKU menyiapkan lima unit tenda, namun baru dipasang satu unit sesuai kebutuhan,” katanya.
Saat inì BPBD OKU menyiagakan personil dan peralatan penanggulangan bencana di lokasi sekìtar longsor, inì dilakukan agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.
“Termasuk juga kami menyiapkan kebutuhan logistik untuk para korban selama di tenda pengungsian,” ungkapnya.
Dalam kesempatan inì, ia kembali mengingatkan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana longsor susulan, termasuk banjir guna mengantisipasi korban jiwa.
“Untuk masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai Ogan, harus lebih Berhati-hati, sebab bencana alam dapat terjadi kapan saja,” tandasnya.